Ridwan Kamil

April 22nd, 2016

Ridwan Kamil lahir di bandung Mochamad Ridwan KamilS.TM.U.D (lahir di BandungJawa Barat4 Oktober 1971 umur 44 tahun) adalah Wali Kota Bandung periode 2013-2018. Sebelum menjadi pejabat publik, pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini memiliki karier sebagai seorang arsitek dan dosen tidak tetap di Institut Teknologi Bandung. Emil merupakan putra dari pasangan Atje Misbach Muhjiddin dan Tjutju Sukaesih. Pada tahun 2013 Emil yang dari kalangan profesional dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra sebagai wali kota Bandung dengan didampingi oleh Oded Muhammad Danial sebagai calon wakil wali kota. Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung pada 28 Juni 2013, pasangan ini unggul telak dari tujuh pasangan lainnya dengan meraih 45,24% suara sehingga Pasangan Ridwan Kamil dan Oded Muhammad Danial ditetapkan menjadi pemenang dalam Pemilihan umum Wali Kota Bandung  2013 (wikipedia, 2016)

Ridwan kamil merupakan sosok yang bisa dikatakan “susah” dicari di zaman ini. Banyak sekali pemimpi saat ini yang hanya memementingkan diri sendiri dan golongan tertentu. dimana menurut saya beliau merupakan seorang pemimpin yang humanistik. Teori humanistik adalah teori yang memanusiakan manusia. Ridwan kamil hadir sebagai pemimpin yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Ada beberapa bukti Ridwan Kamil merupakan seorang pemimpin yang memanusiakan manusia adalah beliau sangat memperhatikan masyarakat bandung dalam hal kepemudaan. Ridwan Kamil mengharapkan pemuda sebagai generasi penerus bangsa untuk lebih bisa menghargai orang lain melalui media sosial. Maraknya pem-bullyan di media sosial yang membuat para pemuda semakin menunjukkan sikap merendahkan diri sendiri maupun orang lain. Media sosial dapat dianalogikan sebagai pedang, jika seseorang dapat memegang pedang dengan baik, akan baik pula fungsi dari pedang tersebut. Begitu sebaliknya, jika pedang di pegang oleh orang yang buruk, buruklah fungsi dari pedang . Sama halnya dengan media sosial. Media sosial harusnya digunakan secara bijak dan dapat dipertanggung jawabkan. Beliau juga berpesan kepada generasi muda untuk peduli akan kondisi bangsa “Tetapi, secara umum, jadilah pemuda yang pencari solusi, bukan pencaci maki”.

Seorang pemimpin sebagai manusia pasti memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Begitu juga sosok Ridwan Kamil yang memiliki karakter yang pintar, tegas, sabar dan merakyat. Dari karakter itulah muncul gaya kepemimpinan dari Ridwan Kamil yaitu Kepemimpinan Horizontal. Kepemimpinan horizontal adalah gaya kepemimpinan yang memperhatikan rakyatnya dibandingkan dengan kepentingan pribadi maupun golongan tertentu. Ridwan kamil lebih melihat kondisi masyarakat bandung dengan turun langsung menemui rakyatnya. Dari sinilah keputusan dari setiap kebijakan yang diambil oleh Ridwan Kamil yang jarang bahkan tidak pernah bertentangan dengan keinginan rakyat. Secara umum gaya kepemimpinan dari Ridwan Kamil mirip dengan Joko Widodo. Namun Ridwan Kamil selain turun kejalan menemui rakyatnya. Beliau dekat dengan rakyat melalui media sosial. Banyak postingan postingan dari Ridwan Kamil yang selalu ditunggu para pemuda Bandung karena postingan beliau yang “anak muda banget”. Indonesia hanya membutuhkan pemimpin yang dekat dengan rakyat. Dari cara beliau yang dekat dengan rakyat saya berpendapat bahwa beliau adalah Pemimpin yang islami. Saya menganalisa bahwa Ridwan Kamil mengikuti gaya kepemimpinan  Nabi Muhammad SAW yang sangat dengan sahabat-sahabatnya..

 

 

Entry Filed under: Uncategorized

Leave a Comment

Required

Required, hidden

*

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Recent Comments

Archives

Meta